Ekstrakurikuler Baleganjur adalah kegiatan seni tabuh tradisional Bali yang dimainkan secara berkelompok dengan menggunakan berbagai instrumen gamelan, seperti kendang, ceng-ceng, kajar, dan gong. Baleganjur biasanya dibawakan dalam upacara adat, pawai, dan kegiatan keagamaan sebagai bentuk semangat kebersamaan, kekompakan, serta pengabdian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teknik memainkan alat musik tradisional, tetapi juga memahami makna filosofis di balik setiap tabuhan. Latihan rutin melatih koordinasi, kekompakan, disiplin, dan kerja sama tim, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap seni dan budaya Bali.
Melestarikan kesenian tradisional Baleganjur sebagai warisan budaya Bali.
Melatih keterampilan memainkan instrumen gamelan secara kompak.
Menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Memperkenalkan nilai-nilai filosofis dalam seni tabuh tradisional.
Pembina: